Oleh: HGY

Harapan manusia seluas samudra, keinginan selebar benua, cita-cita setinggi langit dan maksud hati sepanjang bukit. Kecewa suatu perasaan yang muncul ketika harapan tidak sesuai dengan kenyataan. Kecewa akan datang tanpa diundang, menyelinap dalam hati, meninggalkan jejak luka pada jiwa.

Keinginan, harapan dan cita-cita menjadi kombinasi yang paling sempurna untuk mencapai misi dunia. Setiap insan di muka bumi memiliki misi sendiri.  Ketika sadar ada perbedaan dengan jurang yang lebar, dukungan akan luntur dan memudar.  

Celah kecewa mudah untuk hadir terasa dunia seakan berubah suram. Segala hal yang tempo hari terlihat indah mendadak kehilangan warna ceria. Semua terlihat monokrom kelabu. Hati yang semula penuh ruang bahagia menjadi hampa. Kecewaan menjadi bibit amarah dan kesedihan. Membiarkan diri tenggelam dalam perasaan. Terlalu lama hanya akan menyiksa diri sendiri. Meski menyakitkan dan terasa perih. Kekecewaan bisa menjadi guru terbaik dalam kehidupan. 

Kecewa mengajarkan lebih bijak dalam menaruh harapan. Lebih berhati-hati dalam mempercayai sesuatu. Tidak semua hal dapat berjalan sesuai keinginan. Tetapi teringat ini bukan akhir dunia.  Pengalaman yang bisa membawa batu loncatan. Tumbuh lebih kuat dan lebih dewasa dalam menghadapi realita. Manusia dengan segala emosi jiwa. Narasi 1001 tertulis rencana dan strategi yang dirasa paling jitu. 

Kekecewaan bukan sesuatu yang harus dihindari. Alamiah untuk dihadapi dan lewati. Menerima kenyataan dengan lapang dada adalah cara penerimaan. Ikhlas dan ridho dengan ketetapan sang pencipta merupakan kunci untuk bangkit dari rasa kecewa.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top