Oleh: Lisa Kustina Dalam beberapa waktu terakhir, perbincangan tentang poligami kembali mengemuka di ruang publik. Sebuah kasus yang viral memperlihatkan bahwa poligami tidak lagi dipersoalkan semata dari sisi hukum agama, tetapi juga dari segi etika, keadilan, dan relasi dalam keluarga. Beragam reaksi masyarakat menunjukkan bahwa isu ini bukan hanya urusan privat, melainkan persoalan sosial yang […]
BERHALA CITA-CITA
Oleh: AM. Nasrulloh Cita-cita atau harapan adalah ciri sejati kita masih diberi kesempatan menjalani kehidupan. Bisa menjadi arah, bahkan energi untuk berjuang. Namun, apakah cita-cita kita esensial dan hakiki? Itulah pertaruhan bagaimana hidup akan menemui tujuannya. Sehingga waspada jika masih ada berhala atas cita-cita. Saat tak menuju Allah, atau justru menuju selainNya. Karena Allah telah […]
Ketika Relasi Kehilangan Ruang Aman bagi Perempuan
Oleh: Lisa Kustina Tidak semua luka dalam rumah tangga meninggalkan bekas yang terlihat. Ada luka yang tidak memar dan tidak berdarah, tetapi perlahan menggerogoti kepercayaan diri, kewarasan dan rasa aman seseorang. Luka itu kerap dialami perempuan yang hidup bersama pasangan dengan pola perilaku manipulatif, haus validasi dan selalu merasa benar tanpa pernah mau mengakui kesalahan. […]
EMPATI KEMANUSIAAN
Oleh: AM. Nasrulloh Suatu hari seorang guru tiba-tiba menghukum salah satu siswanya didalam kelas menyuruh berdiri dengan satu kaki diangkat selama 5 menit. Teman-temannya merasa kaget namun hanya diam menatap dengan iba. Sang guru kemudian bertanya kepada semua siswa. “Apa yang kalian lihat saat ini?” Semua diam. Lalu guru pun bertanya lagi “apakah ini […]
Mengapa Dalam Rumah Tangga, Istri Sering Harus Mengalah?
Oleh: Lisa Kustina Pelaku kesalahan kerap diposisikan sebagai korban, sementara korban justru dibebani tanggung jawab atas peristiwa yang tidak ia lakukan. Fenomena ini paling sering terlihat dalam pembicaraan publik tentang rumah tangga, terutama ketika konflik melibatkan suami dan istri. Alih-alih membedah persoalan secara adil dan berimbang, narasi dibangun bukan untuk memahami, melainkan untuk menghakimi. Dan […]
Porsi Waktu
Oleh: HGY Kehidupan sering kali diibaratkan sebagai sebuah paradoks dalam hal pembagian waktu. Manajemen waktu dalam kehidupan manusia bukan sekadar keterampilan teknis, melainkan sebuah seni mengatur modal hidup yang paling berharga dan tidak dapat diperbarui Waktu kecil, ada waktu dan tenaga tapi tak ada uang. Karunia energi melimpah dan waktu lapang mengeksplorasi dunia Sayangnya, sumber […]
Ruang Pengkhianatan
Oleh: HGY Pengkhianatan adalah luka yang tak terlihat namun meninggalkan bekas yang mendalam. “Khianat” hadir dalam berbagai bentuk mulai dari janji yang sengaja tidak ditepati hingga kepercayaan yang disia-siakan. Dalam kehidupan ini, banyak ruang-ruang pengkhianatan di mana kepercayaan menjadi luluh lantak dan hati tersakiti. Pengkhianatan bukan sekadar perbuatan, tetapi juga cermin dari ketidakjujuran dan nihilnya […]
Proses menelan takdir
Oleh: HGY Takdir yang telah Allah tetapkan jauh sebelum manusia diciptakan. Hal ini tententu akan menciptakan konsekuensi hidup. Dua sisi kehidupan manusia, hal yang menyenangkan maupun yang menyakitkan. Takdir adalah bagian dari kehidupan yang harus disadari oleh seluruh mahluk. Kesabaran dan tawakal menjadi kunci utama dalam menjalani hidup sesuai dengan ketetapan Allah. Proses untuk lebih […]
Efisien dan Ketulusan
Oleh: Am. Nasrulloh Ramai-ramai kebijakan efisiensi disuatu negeri. Semua anggaran konon direvisi, bahkan dikurangi. Imbasnya banyak pekerjaan yang berhenti, tak kuasa lagi dibiayai. Fenomena apakah ini? Mungkin ini gejala bahwa pemerintah sedang perbaikan. Katanya agar tidak banyak kebocoran anggaran. Ah, tapi banyak pula yang menyangsikan. Karena justru pos pejabat ditambah yang akan meningkatkan pengeluaran pemerintahan. […]
Aku-kamu-kita, Satu Frekuensi
Oleh: HGY Dalam kehidupan setidaknya ada komunitas yang memiliki satu atau lebih persamaan minat atau misi. Mereka yang satu frekuensi adalah mereka yang memahami kita tanpa perlu banyak bicara dan bertanya namun yang bisa merasakan kebahagiaan dan kesedihan meski hanya melalui tatapan mata. Mereka adalah orang-orang yang hadir di saat senang dan di saat sulit. […]

